Suamiku Sudah Bermerek


Cerita dibawah ini merupakan cerita pak Mario Teguh sesaat sebelum pulang dari liburan bersama istri tercintanya ibu Linna Teguh. Sebagaimana ibu Linna dan pak Mario menghabiskan waktu liburan di Eropa selama 3 minggu lamanya. Okay, langsung saja simak cerita pendek ala Mario Teguh di bawah ini.

Foto: Ibu Linna (Instagram @LinnaTeguh) di Heathrow Airport, London - sesaat sebelum naik pesawat untuk terbang ke Jakarta via Dhoha (4/6/2015).


Kami sudah kembali ke Jakarta dari liburan pacaran selama 22 hari dalam perjalanan dan cruise ke beberapa negara Eropa.
Seindah apa pun kapal pesiar yang kami tumpangi atau hotel yang kami tempati dalam perjalanan ini (alhamdulillah) ternyata 'hanyalah' pelengkap dari keindahan kesederhanaan kehidupan kami sehari-hari.
Selama di Eropa, saya perhatikan bahwa Ibu Linna ada membawa satu tas yang cantik, dan beberapa tas sederhana - yang ternyata lebih sering digunakannya.
Saya bahkan melihat ada salah satu tas favorit Ibu Linna, yang paling pas untuk jalan-jalan membeli suvenir-suvenir kecil, yang saya tahu tas itu dibelinya dengan harga tidak lebih dari Rp.100,000.- di pasar malam di Hongkong.

Tapi dia tetap tampil cantik dalam dandanan yang sederhana, tanpa dukungan perhiasan yang bling-bling.
Wanita yang cantik dalam kesederhanaannya, adalah wanita cantik yang sesungguhnya.
Kemudian saya tanyakan, apakah dia tidak minder kalau tidak menenteng tas bermerek?
Dia jawab:
Nggak, kan suamiku sudah bermerek..
Uuuhh ... itu membuat saya kibas rambut sambil tersipu-sipu.

Jangan hanya mengejar barang bermerek yang bisa dibeli dengan uang.
Kesehatan yang baik, lebih bermerek.
Keluarga yang rukun, lebih bermerek.
Anak-anak yang sehat dan berpekerti baik, lebih bermerek.
Nama yang baik, lebih bermerek.
Kekasih atau pasangan hidup yang setia, lebih bermerek.
Mengucap alhamdulillah dengan dalam, lebih bermerek.
Senyum yang tulus, lebih bermerek.
Kejujuran, lebih bermerek.
Iman, lebih bermerek.

Jangan ikut-ikut berpalsu ria.
Sederhana itu jujur dan paling mendamaikan.
Sederhana itu indah.

Mario Teguh




Kirim ke Google Plus

Tentang Totónio Pereira

Saya merupakan pengelola blog Kumpulan Karya Mario Teguh ini, saya telah mendapat ijin untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil karya Mario Teguh. Terima kasih pak Mario Teguh.. Bagi anda pembaca setia blog ini, anda bisa menghubungi saya via email di
totonio@usa.com